Sejarah Matematika Mesir

A. Sejarah Matematika Mesir Berbicara tentang sejarah, Setidaknya ada 3 peradaban besar yang kita kenal dalam sejarah yaitu: peradaban mesir kuno, Peradaban Sumeria babylonia, dan Peradaban Yunani Kuno. Tiga peradaban itu adalah goresan sejarah dari perjalanan peradaban manusia seiring perubahan waktu. Matematika adalah bagian darinya. 

Dalam makalah ini akan menjelaskan tentang matematika pada zaman bangsa mesir, bangsa Mesir Kuno telah mengenal alat tulis sederhana menyerupai kertas yang disebut papyrus. Mereka membuat tulisan berbentuk gambar-gambar dengan menggunakan sejenis pena dengan tinta berwarna hitam atau merah. Tulisan Mesir Kuno sering diesebut tulisan Hieroglif, dan tulisan ini ditemukan dalam bentuk gambar pada papyrus ataupun guratan pada batu atau potongan kayu. Tulisan Mesir Kuno diperkirakan berkembang pada tahun 3400 S.M. Tulisan pada zaman mesir ini ditulis dari kata papu yaitu semacam tanaman. Sistem Numerasi Mesir Mesir Kuno bersifat aditif, dimana nilai suatu bilangan merupakan hasil penjumlahan nilai-nilai lambang-lambangnya.

 Papyrus Matematika Rhind (RMP) (juga ditunjuk sebagai: papirus British Museum , 10057 dan 10058 PBM), diberi nama setelah Alexander Henry Rhind , seorang warga Skotlandia, yang membeli papirus pada tahun 1858 di Luxor, Mesir , itu rupanya yang ditemukan selama penggalian ilegal di atau dekatRamesseum Ini tanggal untuk sekitar 1650 SM. British Museum, di mana papirus ini sekarang tersimpan, memperolehnya pada tahun 1864 bersama dengangulungan Kulit Mesir Matematika , juga dimiliki oleh Henry Rhind; ada fragmen kecil yang diselenggarakan oleh Museum Brooklyn di New York. Ini adalah salah satu dari dua Papyri terkenal Matematika bersama dengan Papirus Moskow matematika . Papyrus Rhind lebih besar dari Papirus Moskow matematika, sedangkan yang kedua adalah lebih tua dari yang pertama. 



 B. Matematika dalam Papirus Mesir Pada bagian ini akan dijelaskan tentang perkalian dan pembagian dua bilangan yang dipakai oleh orang mesir kuno. Metode ini tercantum pada papyrus Rhind yang ditemukan oleh Alexander Henry Rhind di Luxor, Mesir pada tahun 1858. Papyrus ini sekarang berada di British Museum. 

1. Perkalian dua bilangan Perkalian dua bilangan yang dipakai oleh orang mesir kuno. Metode ini tercantum pada papyrus Rhind, Pada umunya, cara ini menggunakan 2 kolom, tiap kolom diawali oleh salah satu pengali. Misalnya, Anda punya soal : 13 x 12 = ?

 Pada selembar kertas, buatlah garis untuk memisahkan dua kolom. Isi kolom ke bawah di sebelah kiri, dimulai dengan nomor 1. Gandakan dan tulis 2 dibawahnya, lalu gandakan 2 itu sehingga mendapatkan angka 4, dan seterusnya. Isilah kolom di bawah kanan, tulislah nomor yang ingin anda kalikan (dalam hal ini, adalah 12). Dibawah 12, gandakan dan tulis 24. Gandakan lagi 24 dan tulis 48, dan seterusnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah matematika Pada zaman mesir kuno

Statistika

Pengertian Trigonometri